bumil curhat..

Terus terang, saya risih membaca postingan teman sesama bumil di salah satu media sosial… bukan karena apa sih, tapi ya itu… isinya mengeluh melulu… tentusaja dengan iringan bahasa yang se”njeplaknya” (duh, apa ya bahasa indonesianya dari kata : njeplak ini..) 😀 ya, saya paham… tiap-tiap bumil pasti bawaanya beda-beda… terlepas itu orang bilang bawaan bayi atau bumilnya sendiri yang memang pengen beda…

dan saya paham, hak semua orang juga untuk berkeluh kesah… di akun pribadinya, mau ngomel, mau marah, mau misuh, mau ngegosip ya itu hak nya… *seperti saya sekarang kali yaaa yang memilih ngomel lewat wp saya karena risih sendiri… hahahaaha

ah, saya jadi berefleksi… beruntungnya saya… walau hamil dan jauh dari suami.. masih ada bapak yang sangat perhatian, para walimurid dan guru2 canting yang sangat pengertian… sehingga saya tak harus mengeluh kesah… walaupun sungguh di awal-awal kehamilan semuanya berasa berat…

Saat hormon mulai berubah, saya badan mulai berasa gak ada yang bener.. tidur miring salah, ganti posisi salah.. saat punggung mulai berasa pegal karena menahan perut yang kian membesar, pun saat trisemester dua ini kala mulai sering berasa mellow…. rasanya akan lebih mudah kalau suami ada di sisi… Walaupun itu hanya sekedar memandang wajah tenangnya…

Untunglah, mas bojo tak pernah absen menelpon, bercakap-cakap, bernyanyi  dengan si Angger dan kadang melantunkan doa jarak jauh sembari saya dekatkan henpon genggam saya ke perut… selalu sigap mengangkat telpon saya jam berapapun waktunya… menemani tidur saya dengan berbagai cerita hingga saya terlelap dan terlupa dengan sakit punggung yang mendera… mengingatkan jadwal kontrol dan makan… ya, saya tahu akan berbeda jika mas bojo ada di samping saya setiap saat dan setiap waktu.. tapi ya gimana lagi, kami masih harus berusaha dan bersabar hingga waktu bisa membuat kami bisa tinggal bersama…

untunglah Angger jarang rewel, dan pengertian sangat dengan bundanya.. dan saya yakin, mas di sana juga merasakan kegelisahan yang sama.. berjuta “andai” pasti bermain di benakknya… andai bisa selalu menemani dlll… ah, tapi sabar dulu ya sayang… semua akan indah pada waktunya…..

dan semoga saya akan selalu ingat, selalu bersyukur.. bahwa bersama saya sekarang tumbuh satu masa depan kami, cita-cita kami, buah kasih sayang kami..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s