0

kadang..

Kadang..
Kata-kata bisa jadi sangat menyakitkan jika diucapkan.
Kadang..

Iklan
0

our 2nd anniversary..

Gak terasa, sudah 730 hari bersama.. Jika setahun kemarin kami merayakannya berdua,tahun ini lebih lengkap karena ada Nadine, our beloved baby.

Banyak yang terjadi setahun ini, kehamilan yang sangat kompromis hingga kelahiran Nadine yang penuh cerita.

Setahun ini kami juga masih menjalani kehidupan lintas kota lintas provinsi, namun kali ini lebih banyak mas Bojo yang wara-wiri.

Banyak pencapaian personal yang terwujud saat bersama. Kariernya, karierku.. Cita-citanya, cita-citaku dan cita-cita kami berdua.

Kami sadar, dua tahun masih seumur jagung. Masih muda sekali. Tak jarang emosi kadang terselip, perlu banyak belajar bahwa untuk membawa ikatan dalam keluarga kecil ini agar semakin kuat. Agar bisa semakin cihuy menjadi orangtua untuk gadis kecil kami.

Banyak doa terdaraskan, semoga setahun kedepan, lebih banyak mimpi bersama yang terwujud, diberikan stamina yang kuat, dan rizki yang halal.

Dear mase, seperti sebuah bait lagu yang beberapa hari ini sering terlintas difikiran
“Aku memang manusia biasa, yang tak sempurna dan kadang salah.. Namun dihatiku hanya satu, cinta untukmu luarbiasa”

Jangan bosan2 untuk selalu mengingatkanku, bahwa aku tanpamu.. Butiran debu..mmmuuacch

0

Nadine, diusia 5bulan nya

Holaa, lama gak berjumpa.. Si bayi yang di perut udah lahir lho.. Dan sekarang dah tambah gede. Sudah 5 bulan sekarang usianya.
Tambah pinter, tambah aktif. Here it is beberapa kemampuan dasar yang sudah dicapai my Nad :

Motorik :
1. Sudah hobby tengkurap sendiri, walau kadang masih ogah-ogahan buat balikin badan sendiri. Biasanya lebih memilih panggilin mak-nya buat bantu.
2. Kalau pas tengkurap suka banget ngangkat badan bagian atasnya, hampir membentuk sudut 45derajat
3. Mulai tertarik main dengan kakinya, itu kaki bisa secara ajaib ketekuk ampe ke dada.. *duhh, maknya iri ama ability nya yang ini.. Secara perut emak masih ndut*
4. Belum menemukan jari jempol buat dikenyot, semua jari minimal dua jari masuk secara bergantian buat diemut.
5. Seneng banget kalau didudukin (dibuat posisi duduk gitu), kepalanya sudah tertopang dan mampu bertahan lebih lama.
6. Bisa mindahin mainan dari satu tangan ke tangan lainnya.
7. Tenaganya kenceng boookk.. Kalau pas si emak iseng ambil mainanya, Nadine lumayan kuat megangin mainan supaya gak keambil oleh emak.

Sosial dan Bahasa
1. Hobby banget senyuuuumm, ama orang baru dikenal juga pede aja dia senyum.. Bahkan kalau lagi mood bisa sampai ketawa 🙂
2. Seneng banget diajak ngobrol, matanya semacam memperhatikan dan mulutnya umak-umik semacam mau balas ngobrolnya.
3. Mulai hobby teriak. Hihihihi.. Lagi demen2nya ngomong dengan bahasa planetnya. Kalau kesel karena maknya lebih asyik pegang hp biasanya Nadine pakai suara yang melengking buat manggil mak nya 😀
4. Seneng banget kalau dinyanyiin, terutama lagu anak2.. Kalau mau bobok terus dinyanyiin bisa langsung 100watt matanya..dan, gak jadi deh boboknya.

Emosi :
1. Sudah mulai mengenal kesal, dan marah.. Terutama kalau dipijit si mbah pijit dan pas terkena bagiannya yang lagi sakit.
2. Tertawa, kalau si emak ngajak ngobrol dan niruin suara hewan yang aneh2

Fyuhh, gak terasa dah 5 bulan aja kamu, Nduk.. Bulan depan udah MPASI.. Mari kita bekerjasama lagi.

0

bumil curhat..

Terus terang, saya risih membaca postingan teman sesama bumil di salah satu media sosial… bukan karena apa sih, tapi ya itu… isinya mengeluh melulu… tentusaja dengan iringan bahasa yang se”njeplaknya” (duh, apa ya bahasa indonesianya dari kata : njeplak ini..) 😀 ya, saya paham… tiap-tiap bumil pasti bawaanya beda-beda… terlepas itu orang bilang bawaan bayi atau bumilnya sendiri yang memang pengen beda…

dan saya paham, hak semua orang juga untuk berkeluh kesah… di akun pribadinya, mau ngomel, mau marah, mau misuh, mau ngegosip ya itu hak nya… *seperti saya sekarang kali yaaa yang memilih ngomel lewat wp saya karena risih sendiri… hahahaaha

ah, saya jadi berefleksi… beruntungnya saya… walau hamil dan jauh dari suami.. masih ada bapak yang sangat perhatian, para walimurid dan guru2 canting yang sangat pengertian… sehingga saya tak harus mengeluh kesah… walaupun sungguh di awal-awal kehamilan semuanya berasa berat…

Saat hormon mulai berubah, saya badan mulai berasa gak ada yang bener.. tidur miring salah, ganti posisi salah.. saat punggung mulai berasa pegal karena menahan perut yang kian membesar, pun saat trisemester dua ini kala mulai sering berasa mellow…. rasanya akan lebih mudah kalau suami ada di sisi… Walaupun itu hanya sekedar memandang wajah tenangnya…

Untunglah, mas bojo tak pernah absen menelpon, bercakap-cakap, bernyanyi  dengan si Angger dan kadang melantunkan doa jarak jauh sembari saya dekatkan henpon genggam saya ke perut… selalu sigap mengangkat telpon saya jam berapapun waktunya… menemani tidur saya dengan berbagai cerita hingga saya terlelap dan terlupa dengan sakit punggung yang mendera… mengingatkan jadwal kontrol dan makan… ya, saya tahu akan berbeda jika mas bojo ada di samping saya setiap saat dan setiap waktu.. tapi ya gimana lagi, kami masih harus berusaha dan bersabar hingga waktu bisa membuat kami bisa tinggal bersama…

untunglah Angger jarang rewel, dan pengertian sangat dengan bundanya.. dan saya yakin, mas di sana juga merasakan kegelisahan yang sama.. berjuta “andai” pasti bermain di benakknya… andai bisa selalu menemani dlll… ah, tapi sabar dulu ya sayang… semua akan indah pada waktunya…..

dan semoga saya akan selalu ingat, selalu bersyukur.. bahwa bersama saya sekarang tumbuh satu masa depan kami, cita-cita kami, buah kasih sayang kami..

3

susu dan kebutuhan kalsium untuk bumil ….

Salah satu asupan nutrisi yang identik dengan ibu hamil adalah susu. Yup, buat mereka yang gak masalah dengan susu sih fine-fine aja minum susu.. Nah ini masalahnya saya sebetulnya tidak begitu gemar minum susu. Sebelum saya menikah dan sebelum hamil satu-satunya susu yang saya bisa minum hanya sejenis MIlO (eh itu kan lebih banyak coklatnya dari pada susunya kan ya.. hihihi) atau kalau tidak ya susu kotak UHT gambar sapi itu.. Moooo..

Nah, Begitu ketahuan hamil.. Dimulailah euforia susu hamil itu.. Saya sendiri sih nyantai aja, karena menurut beberapa forum diskusi di milist yang saya ikuti seperti di http://theurbanmama.com/forum/topic341-susu-khusus-ibu-hamil-needs-or-not-p14.html. Dan juga hasil ngobrol dengan teman yang pernah hamil intinya adalah susu hamil itu gak begitu penting.. Yang penting adalah asupan kalsiumnya yang dibutuhkan si dedek bayi buat pertumbuhan tulangnya. CMIIW

Saya cukup berbahagia dengan hasil itu, hahahaha… Namun tidak dengan mas Bojo, dia dengan keukeuh nya menyarankan dan bahkan membuatkan SuMil buat saya..yang tentu saja saya minum dengan ogah-ogahan (di awal). Entah kenapa tiap kali mencium bau susu hamil bawaannya eneg dan langsung mual, namun ketika setelah saya selesai minum dan melihat kelegaan serta senyum bahagia terpancar dari mas Bojo jadi nya gak tega kalau gak minum.. hihihihi

Sampai akhirnya saya mencobai berbagai varian dan merk susu hamil. Mulai dari P**nag*n dari rasa coklat, moka atau vanila. Lalu ganti ke Lac**mil, dan akhirnya saya melabuhkan hati ke B**e Mama rasa strawberry yang lumayan gak manis dan baunya bisa saya kompromikan dengan hidung saya.

Nah, ketika akhirnya saya mendapati bahwa harus diet gula dan disarankan untuk mengurangi asupan susu karena dikhawatirkan kandungan gula pada susu hamil membuat suntikan insulin saya tidak berpengaruh. Disatu sisi saya bersyukur, hahahha.. Namun disisi lainnya saya juga agak khawatir dengan asupan nutrisi si dedek… Kegalauan saya berkurang ketika akhirnya ahli gizi saya memberikan beberapa alternatif.. bahwasanya yang diambil dari susu lebih kepada kalsiumnya. Dan memang sebagian besar susu hamil tinggi kandungan gulanya yang bsa mengindikasikan ibu dan bayi bertambah berat badan secara drastis ( yang tentusaja ini bukan keinginan saya… saya sih pengennya yang dedek nya bb nya normal aja)

jadilah saya dikasih beberapa contoh bahan makanan yang bisa dijadikan sebagai sumber kalsium seperti di bawah ini :

Kalsium dalam makanan

Almond ¼ cangkir = 95 mg
Kacang, dikeringkan, dimasak 1 cangkir 90 mg
Bok choy ½ cangkir 79 mg
Collard ½ 169 mg
Susu 2% 250 cc 300 mg
Jus Jeruk diperkaya kalsium 175 cc 300 mg
Sardine dengan tulang 90 cc 324 mg
Bayam dimasak ½ cangkir 140 mg
Tahu diproses dengan kalsium sulfat 125 cc 434 mg
Tauge 125 gr 250 mg
Yoghurt buah 250 cc 345 mg
Yoghurt murni 1 cangkir 400 mg

Nah, untuk kebutuhan saya akan susu dan kalsium, pak ahli (*eh mas ding wong dianya masih muda.. hihihi..) menyarankan jika saya masih ragu bisa memenuhi asupan kalsium dari bahan makanan selain susu, Saya bisa minum susu yang khusus untuk orang Diabetes.. atau alternatif lainnya adalah susu Skim. Susu Skim ini rendah kandungan lemaknya dan sedikit mengandung gula sehingga bisa saya minum sesering mungkin..

Mulailah saya berburu info tentang susu Skim ini dan ternyata memanng susu ini tinggi kandungan kalsiumnya, namun sayang susah buat dijumpai. Sejauh ini saya baru mendapatkannya di salah satu toko bahan makanan di kota saya.. itupun belinya paketan per 1 ons. Harganya lumayan murah Rp. 8500,- per ons nya…dan ternyata susu skim ini merupakan bahan dasar dari beberapa jenis susu sebelum ditambahkan dengan berbagai kandungan gizi dan rasa dan dikemas dengan lebih mentereng dengan merk tertentu.

Rasanya? hihhihi… masih tetep belum bisa saya kompromikan, tapi ya bagaimana lagi.. demi dedek bayi, apapun akan saya lakukan supaya dia tetep sehat…Semangattttt

0

trisemster 1 part 1

Sebetulnya telat banget cerita ini, sudah cerita masalah diet malah baru nyeritain pengalaman hamilnya.. tapi gak papa lah udah kebelet ingin berbagi cerita pengalaman hamil nih…

Week 1
Kalau menurut hitungan dokter kandungan sy sekarang masuk minggu ke 14, jadi minggu pertama ini kalau gak salah sih jatuhnya di sekitaran minggu terakhir bulan January.. hmmm, apa ya yang kurasa? hahahha.. suer asli belum berasa apa-apa, kegiatan Canting masih full, masih wira-wiri Blitar Jogja dan masih belum nyadar kalau hamil.. karena secara siklus mens kan juga belum waktunya mens.. jadi ya masih seperti biasa. gak ada keluhan apapun pokoknya

Week 2
Hampir sama saat minggu pertama, cuman yang kerasa adalah nafsu makan meningkat, semua makanan di lahap, sudah mulai warning menghitung tanggal menstruasi. Kebetulan sih saya termasuk yang lancar dan siklusnya tetap 28 hari. Jadi selama mulai mens pertama saat masih SD sampai menikah lumayan bisa siap-siap kalau misal mau mens. Sudah mulai bertanya-tanya kenapa mens belum datang, tapi masih belum berani beli test pack (*takut kecewa seperti biasanya sih ya.. :D). Kondisi yang saya rasa masih seperti biasa.

Week 3
Mulai berasa sering pusing kepala, lebih dari migren pokoknya…. bangun tidur pusing, mau tidur juga pusing.. keluhan kehamilan pertama saya adalah nyeri punggung… duh, rasanya pengen nyenderin punggung ke tembok aja setiap harinya.. di minggu ini saya sudah beli test pack ketika jadwal mens mundur 3 hari dari biasanya.. Gak tanggung-tanggung beli 3 test pack. Semacam ada keyakinan bahwa kali ini saya akan dapat kabar gembira.
Dan siang sepulang dari Canting, tespack pertama saya pakai.. pertama kali ada garis samar pink lalu muncul garis kedua yang lebih terang.. huwaaaaa… perasaan saya lalu campur aduk, antara senang-ragu-bingung… beneran hamil gak ya? tapi kok samar… Nah, mungkin karena test nya siang jadi agak samar dan saya putuskan saya akan test ulang keesokan paginya. Saya belum bilang ke mas bojo sih pikir saya ntar ah nunggu besok pagi aja hahahha..
Nah, keesokan paginya ketika saya test ulang yang muncul adalah garis yang sama- dua garis dengan satu garisnya samar, malahan ini lebih samar lagi jika dibandingin test pack pertama-
Sukses mendadak membuat saya galauuuuu… dan akhirnya saya putuskan untuk cek ke dokter aja supaya lebih tenang.

0

bumil diet :D

Minggu ini masuk minggu ke 14 genap sebulan pula saya mulai mengatur pola makan selama kehamilan.

yak, sejak “ditahbiskan” hidup dengan dm gestaksional pada pemeriksaan kehamilan di bulan ke 3 saya,saya mulai mengatur asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh (tentunya tetep menu sehat lho ya.. kan ada dedek bayi yang butuh nutrisi banyak :d)

beberapa yang saya lakukan adalah :

1. Mengurangi frekuensi minum manis yang dingin,

Menu es teh-es jeyuk dan teh kotak dingin favorit saya perlahan mulai menghilang dari daftar pendamping menu, selanjutnya digantikan dengan jeruk nipis hangat… dan kalau cuaca gak bersahabat alias puanas banget ya minum air putih dingin… itupun setelah saya diamkan dalam suhu ruangan sebentar…

2. Stop camilan gak sehat,

Apabila sebelumnya saya suka ngemil gorengan, kripik, krupuk dan saudaranya untuk selingan, yang saya lakukan sekarang adalah bikin agar a.k.a puding yang minus gula…. rasanya? jangan ditanya deh, awalnya sih aneh tapi lama-lama biasa jugak, hehehhe

3. Wajib buah!

Demi mengganti asupan gula buatan masuk kedalam tubuh, saya menggantinya dengan buah-buahan segar. Buah apapun saya makan. Pepaya, pisang, buah naga (alhamdulillah ketiga buah ini selalu terpenuhi supllynya dari kebun depan rumah), jeruk, strawberry, tomat, salak, duku… buah apapun… hihihihi… satu buah yang saya kepengen tapi ndak dibolehin sama babe adalah DURIAN hahahahhaha… saya harus cukup puas dengan mencium baunyaaa.. 🙂

4. Sayur,

Kalau nurutin senang dan gak senang.. sebetulnya saya bukan termasuk golongan herbivora.. namun demi dedek bayi akhirnya saya lahap dan saya wajibkan selalu ada sayur dalam menu makan saya… entah itu berupa sayuran kompleks (seperti pecel, lotek, gado-gado minus selada) atau dalam rebusan matang sayur personal (halaahhhh… bahasanya, padahal cuman pengen bilang semacam sayur sawi-dipotong trus direbus sampai matang, trus buat teman makan nasi) hihihihi… Untuk sayur ini saya mewajibkan harus sayuran matang. no mentah atau setengah matang! soalnya sejak dulu pernah baca yang postingan tumis kangkung setengah matang itu bikin saya parno ama kangkung.

5. Karbohidrat,

Saya agak bersyukur karena selama hamil ini asupan nasi saya berkurang banyak (bahkan sejak pertama kali tahu hamil). Yang dulunya bisa saingan nasinya dengan mase sekarang jauuuuuhhh banyak berkurang… bukan karena sengaja diet lho.. tapi saya gak tahan ama bau nasi mateng.. hihihihi (aneh ini mah, tapi gpp lah…. kata temen bawaan orok suka ajaib *elus-elus perut) hahaha…

Nah, biar tetep ada asupan karbo masuk ya mau gak mau tetep saya paksa masukkan nasi dalam porsi makan saya walau gak banyak, jadinya kalau mau makan sayur lauk nasi.. bukan nasi lauk sayur.. hihihihi.. ohya sejak hamil saya jadi suka makan “palapendhem”, semacam ketela dan teman-temannya… yah, paling tidak masih ada asupan pengganti nasi kan ya.. hahhaha

6. Ikan, ayam, telur dan daging,

Kalau ikan memang favorit saya, jadi ya gak ada masalah.. kalau ayam mulai selektif milihnya, lemak full ilangggg.. yang dulu hobby goreng kulit ayam sekarang jadi lebih milih bagian dadanya doang.,Hati-ampela dan sejenisnya langsung coret dari daftar makanan saya… Daging sapi jarang-jarang sih ya hihihiihi gak nafsu aja kalau ama daging sapi terutama yang mash kelihatan uratnya gitu… bawaannya eneg dan mual. hihihi

7. Susu,

Nah… ini dia problematika saya.. dari dulu susu favorit saya hanya UHT.. begitu hamil banyak yang bilang buat minum susu hamil, dokter saya sendiri gak begitu mewajibkan kata beliau sih lebih ke kecukupan kalsium aja. nah, akhirnya deh si mbak e ini kepo nyobain beberapa merk susu hamil.. mulai dari yang rasa plain, coklat,stroberi,  mangga… hingga akhirnya berlabuh ke salah satu susu hamil rasa moka.

Nah pas kontrol kemarin itu.. begitu lihat GDA masih mengkhawatirkan jadi disarankanlah si mbak e ini buat stop minum susu hamil dulu.. dan mengganti dengan makanan lain semisal : ikan laut dll. Blionya sih khawatir kalau minum sembarang sumil (susu hamil maksud-e) walau sudah suntik insulin tiap hari jadinya nggak ngaruh karena biasanya sumil tetep banyak mengandung sukrosa, maltosa dan sa..saa yang lainnya termasuk glukosa… hihihihi

Dan dirujuklah saya untuk berkonsultasi ke poli gizi biar dietnya bener… nah hasil konsultasinya semoga bisa menuliskan di laman terpisah yess..

Yang jelas, apapun akan saya lakukan demi kebaikan si dedek, semakin seru mengalami perubahan yang terjadi di dalam kandungan…dan berjuta keajaiban yang menyertainya..

**sehat-sehat ya dek, bunda dan bapak sayang dedek… muaaaccchhhh**