0

juwita malam, bukan sebuah review tentang lagu..

engkau gemilang, malam cemerlang..

bagaikan bintang timur sedang mengembang

tak jemu-jemu mata memandang

aku namakan dikau juwita malam

Siapa yang belum pernah dengar lagu itu? sejak dinyanyikan oleh sam saimun, lalu dipopulerkan lagi oleh kribiantoro puluhan tahun silam. Lagu ini sering kali dinyanyikan ulang oleh penyanyi jaman sekarang. sebutlah Slank, Naiff, Bonita dan Bebi Romeo.. dengan berbagai gaya dan intrepertasi sesuai gaya musik mereka masing-masing tentunya…

tapi yang jelas, this is my favourite song. Dan menjadi lagu favorit bersama suami sekarang, ketika kemudian hari saya tahu kalau ternyata mase juga hobby dengan lagu ini. enak didengerin dan enak dinyanyiin kata nya..

Entah berapa kali lagu ini menjadi soundtrack kami, tak jarang sering juga kami bersenandung bersama kalau telepon2an.. hahaha, entah siapa yang mulai pasti suasana menjadi seru ketika masing-masing suara kami saling menimpali tanpa perduli nada dasar apa yang sedang dilagukan.

 

salah satu versi favorit kami disini… http://www.youtube.com/watch?v=VJJ7sH8fZCY

Iklan
0

sekali lagi tentang PAUD

hmm…. kali ini saya bertemu dengan orang baru di ranah minang…. Dan yang membuat saya senang bukan kepalang adalah bertemu dia yang gurunya-guru PAUD se Sumbar… wow, its really a ย touching moment for me….

Yup, tak henti-hentinya saya bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Nya kepada saya… termasuk keberadaan saya di ranah minang meninggalkan kampuang nan jauh di mato… di sini saya mendapatkan banyak teman baru, guru baru, pengalaman baru, dan juga cerita baru…

Semua ini berawal dari program keberlanjutan yang tengah kami godok bersama di akhir program ini, yup… sedikit terlambat memang ketika membicarakan issue keberlanjutan di tengah sisa waktu yang hanya tinggal menghitung jari tangan ini.. hhh, tapi bukankah kita seringkali ย berkata lebih baik terlambar dari pada tidak ๐Ÿ˜›

baiklahhhh…. dari rencana keberlanjutan ini, sekitar delapan dari 14 lokasi berniat menjadikan dirinya sebagai PAUD… yup Pe A U De…. itu lho semacam tempat belajar anak-anak kecil (kata seorang kader diawal ketika kami melakukan assesment :D)

Assesment, atau penjajagan awal telah dilakukan, dari sana kami mendapatkan berbagai kesimpulan dan masukan yang luar biasa banyak serta tak kurang pula kebutuhan2 dari masing-masing lokasi yang berminat menjadi PAUD. Baik berupa materi, non materi, fisik hingga kebutuhan kapasitas…

Modul pun disusun, keperluan pendampingan singkat kami lakukan… dan syukurlah, minggu ini sudah hampir sampai di ujung pertemuan semuanya…
Ahhh.. Smoga semuanya bisa berjalan lancar… Dan kami bisa melahirkan paud2 berkualitas yang ramah anak untuk sedikit sumbangsih bagi anak Indonesia. Amin ๐Ÿ™‚
ย 

0

dancing with the paint

Yuuuuppp, dancing with the paint…

Hari ini, kami bermain dengan menggunakan cat dan lagu…

Semula berasal dari tenggah tertariknya anak-anak mengeksplorasi cat. Mulai dari mengecat dengan cara manual (memakai kuas dan kertas,hingga ke cara yang tidak biasa)

Kertas, bata, batu, tembok dan lantai sudah kami coba. Hingga suatu kali saya membaca artikel tentang melukis dengan menggunakan kain bekas.

Hmmm, cari saya cari dan saya menemukan selimut bekas.. Bukan selimut polos sih seperti yang saya inginkan, namun cukup lebar untuk dipakai bersenang-senang dengan teman teman Canting. Okey! Selimut sudah dapat kemudian mari kita cari cat nya.

Untuk cat, saya sengaja tidak menggunakan bahan finger painting yang biasa dipakai. Saya mencoba membuat cat sendiri dengan menggunakan tepung maizena (atawa tepung jagung) yang dicampur dengan air hangat (supaya sedikit mengental) dan tentu saja pewarna makanan yang ramah anak. Sudah sejak lama saya mengganti penggunaan zat warna buatan dengan zat warna makanan supaya lebih aman ketika kemudian anak-anak terlalu aktif dan entah dengan sengaja atau tidak memasukkan bahan ke dalam mulutnya.. (Yup, kadang kita tak bisa mengira kan kekuatan dan keleluasaan eksplorasi mereka??) . Memang sih menggunakan perwarna makanan ini menghasilkan warna yang tidak segonjreng warna yang dihasilkan oleh pewarna kain atau sintetis. But, the most important thing nya adalah kesenangan bereksplorasi dan suasana aman yang tercipta bukannnn?? Hehehhee

Wokey, cat sudah.. Selimut sudah.. Dan masih ada yang kurangggg… Yupppp! Music! Hidup tak akan ceria jika tanpa iringan music. Dan musik yang pas akan membuat suasana bermain dan belajar akan menyenangkan.. Pilih-pilih-pilih dan tersimpanlah di dalam sdcard music box.. Siap buat diputar…

And, here we are…
Selimut bekas kami bentangkan, dialasi dengan tikar sebelumnya.. Cat sengaja kami taruh di baki besar.. Karena hari ini kami mau bereksplorasi dengan kaki, menyesuaikan dengan tema tubuhku yang sedang berjalan..

Anak-anak pun berdatangan, ada yang sudah curi-curi kesempatan ingin mencolak colek cat.. Dan bahkan ada yang iseng melepas selotip untuk menempelkan selimut ๐Ÿ˜€

Berdoa, dan seperti biasa aturan kesepakatan… Apa yang akan dilakukan dan bagaimana menjaga kawan supaya bisa ikut merasakan kesenangannya bersma-sma. And the music on and the playing was begun.

Awalnya sih masih tertata, masing-masing mengikuti pola hentakan kaki, lompatan yang disesuaikan dengan ritme music.. Namun, 15 menit berselang.. Kami tak sabar untuk memenuhi selimut yang masih kosong dengan kaki kami yang berlumuran cat ๐Ÿ˜€ and it was so fun!!!

*selamat mencoba di rumah, kawans :)*

0

finally i found u..

Dua bulan ini merupakan bulan yang benar-benar membahagiakan saya. Semua yang berada di sekeliling saya sepertinya tengah tersenyum bahagia.. Ah, jangankan mereka.. Pun saya yang merasakannya juga merasakan bahagia tiada terkira (*dan semoga rasa yang seperti ini akan berlangsung selamanya.amin)

Oiya, sebelumnya.. Saya sudah meminta ijin lhoo buat menceritakan semua pengalaman ini disini.. Padanya.. Yup, diaaaa yang menjadi belahan jiwa saya (*semoga)

Masih ingat kan cerita saya tentang masalah soulmate itu, yang saya jengah ditanya2.. Kapan married, dll… And now, prosses itu sedang berlangsung.. Horeeee ๐Ÿ˜€

Benar2 tak menyangka, karena dia.. Lelaki pilihan saya itu, berada di lingkaran yang jauhhhh dari keseharian saya.. Tapi, seperti yang seringkali banyak orang bilang, kalau jodoh ya gak bakalan kemana ๐Ÿ˜€ *and I totally agree with that*

Saya mengenalnya kurang lebih dua tahun lah, semenjak bergabung di sebuah komunitas facebook bernama BOL BRUTU ( suatu saat saya pasti akan bercerita juga tentang grup yang unik ini) hehehehe. Dan sueeerrrr, selama dua tahun bergabung di grup itu saya sama sekali belum pernah duduk bareng bersama dan ngobrol seru secara langsung. Yaaa, kalau berbalas komen dan inbox2an sih sering.. Hehehehe… Bahkan kalau dihitung2 selama dua tahun itu saya bertemu dengan mas Panjul ini sekitar tiga kali saja. Itupun sekedar sapaan ringan basa-basi salam saat pembukaan pameran, dan setelah itu kami sibuk dengan kegiatan kami masing-masing. Dia dengan tentengan kameranya dan saya sibuk cipika cipiki,haahahihihi dan berfoto-foto ria diantara karya yang tengah dipamerkan.

Kedekatan mulai terjalin saat dia sudi menemani perjalanan malam saya melintas jalanan Jogja-Blitar setiap minggu menjelang pernikahan adik bungsu saya. Sapaanya yang ceria, guyonan yang kadang garing, dan tak lupa petuah.. Hahhahah yuuppp, to many petuahhhh yang dilontarkannya, saat saat sering curhat ๐Ÿ˜€
Dan akibatnya, perjalanan malam itu menjadi lebih menarik dengan chat-chat ringan bersama nya.. *kadang dia juga suka mengirim laguuuu, dan itu semua dikirimkan di inbox.. Walau saya sering memintanya untuk di postingkan di wall saja :D*

Daaaannnnn, ketika kemudian dia meminta saya untuk menikah dengannya… Huwaaaaaa, campur adukkk rasanyaaaa.. Dan tanpa berfikir lama.. I said, Yes, I do. And.. Here we are.. Menikmati proses menuju hari pernikahan yang setiap harinya selalu ada kejutan.. Menikmati setiap detik ketika berjauhan,padahal rindu ingin jumpa tak tertahankan, telpon-sms-chat- yang tak pernah berhenti…

Takut? Saya rasa tidak. Karena apa yang sedang kami lakukan adalah jalan menuju sebuah kebaikan.. Kenapa mesti takut berbuat baik? Hehehehe..

Yang jelas, saya bahagia bertemu dengannya, menikmati setiap proses dengannya… Dan berharap kami bisa menua dengan cihuyy bersama-sama ๐Ÿ™‚

*terimakasih, mase