Perilaku aman :)

Minggu ini kami masuk ke sub tema baru, Keamanan. Hmmm, membicarakan masalah keamanan dengan anak usia dini? Perlu kemasan yang lebih cerdik tentunya.. Dan mau tidak mau, sub tema kali ini membawa ingatan saya pada kejadian beberapa tahun yang lampau.

Kala itu, saya pernah berdiskusi seru dengan salah seorang teman sesama penggiat pendidikan anak usia dini. Inti percakapannya tentu saja masalah bagaimana anak bisa mengenali situasi aman tentang diri dan lingkungannya. Berawal dari pertanyaan “perlu gak sih belajar tentang keamanan? Bukankah mereka akan aman selagi ada kita orang dewasa didekatnya, aman yang seperti apa sih yang merupakan kebutuhan anak usia dini? So many question.., yang intinya adalah skill bagaimana supaya anak merasa aman, baik bagi dirinya dan perilaku aman dilingkungannya. ”

Dan betapa saya kemudian pernah pula tercengang, ketika suatu kali saya mendapatkan suatu kejadian riil di sebuah kelas TK kala saya berkecimpung menjadi pendamping lapangan untuk sebuah program multikultur.

Oke,sedikit cerita kronologi kala itu…
Pagi itu sang guru mengawali pelajaran dengan membaca cerita tentang bahaya api. (Yang kemudian saya tahu, di TK lain dalam wilayah satu gugus pun memberikan cerita yang sama)
Setelah itu guru mencoba menanyakan tentang bahaya api pada anak-anak, banyak yang kemudian menjawab bersahutan. Dan tanpa ada klarifikasi apapun guru kemudian memberikan kesimpulan bahwa api merupakan sesuatu yang berbahaya untuk anak dan dapat mengganggu keamanan kita semua, dan anak-anak tidak boleh main api sembarangan. Titik. Setelah itu guru membagikan lembar mewarnai tentang seorang anak yang sedang bermain dengan gambar rumah yang terbakar. That’s it.

Baiklah, proses pengamatan saya selesai hari itu. Setelah proses pembelajaran kelas selesai, saya ajak sang guru untuk duduk bersama. Saya minta untuk melihat satuan kegiatan hariannya, dan mengajaknya mereview apa yang telah dia lakukan dikelas kali ini dengan anak-anak didiknya.

Saya tanyakan tentang arti keamanan, beliau menjawab ya prilaku yang tidak membahayakan. Contohnya? Tidak main api, tidak bermain di sungai, dan berbagai rambu tidak. Baiklah, hal tersebut tidak sepenuhnya salah. Tapi yang kemudian terlewat adalah anak memerlukan alasan kongkrit kenapa hal tersebut dilarang. Saya coba lagi gali lebih dalam, selain mengenalkan tentang sesuatu yang aman apakah ada ketrampilan personal sederhana lainnya yang bisa dipelajari anak supaya mereka paham mengapa mereka harus memiliki perilaku aman? Beliau terdiam.

Begitulah, sering sekali saya temukan program/ kegiatan kelas yang hanya sekedar memberikan pengetahuan teknis kepada anak. Semisal : jangan main api, jangan main korek, dan berjuta larangan lainya. Tapi guru seringkali terlupa menyampaikan hal yang merupakan latar belakang kenapa anak mesti dilarang ini dan itu.

Sangat miris, ketika semakin hari yang ada kemanan dan keselamatan itu kemudian tidak berbentuk berupa kejadian alam semisal kebakaran namun berupa kasus bully antar teman. Bukankah mereka juga perlu hal itu?
Kemampuan mempertahankan diri, menolak perilaku kekerasan antar teman juga merupakan salah satu skill supaya anak merasakan aman untuk tumbuh dan berkembang.

So? Apa yang mesti kita lakukan, dan apa yang mesti kita siapkan kemudian?

*tugas kita, sebagai teman bermain dan belajar anak,ternyata masih panjangggggggggg*

-henny-

Iklan

3 thoughts on “Perilaku aman :)

  1. Pelajaran di sekolah penting buat anak. Teman saya bilang sejak anaknya masuk TK jadi belajar banyak, benar sih biasanya kalau saya main kerumahnya pasti anaknya selalu bikin onar, alhasil saya jadi ga betah berlama-lama, nah minggu lalu anaknya manis banget, anteng nonton tv, dan gambar2, sambil saya sesekali kasih perhatian ikut gambar. Menurut saya anak akan juga belajar dari pengalaman dia di kehidupan :).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s